Profile

Bio

Sensasi Mie Ayam Jamur Medan

Bagi pencinta Mie Ayam dan jamur sebaiknya bersiap. Sebab di Medan, tepatnya di Jalan Abdullah lubis deoan masjid al-jihad Medan, ada Mie Ayam jamur.

Perpaduan dua menu ini bisa dicoba di Mie Ayam Mahmud tidak jauh dari simpang empat ringroad Jalan Kaliurang. Pemilik Mie Ayam Tresno Haryo Arif Primanto mengaku sudah lama terjun di dunia kuliner Medan.

“Kita mi jamurnya Maret ini satu tahun. Kalau jamurnya di bulan Oktober 2017,” ucap dia, Sabtu, 31 Maret 2018.

Ide Mie Ayam jamur ini sudah ada di benaknya setelah ia menggeluti kuliner nasi goreng di Medan. Setelah lima tahun, ia play on words berinovasi membuat menu baru yang siap dinikmati warga Medan.

“Nasi goreng sudah enggak, terus cari ide, jamur ya. Inovasi aja cari yang control apa ya udah masuk pikiran saya itu jamur karena jamur punya daya pikat yang kuat,” customized structure pria yang biasa dipanggil Prima ini.

Prima mengaku tidak memiliki darah Minang atau Padang yang dekat dengan menu jamur. Orang asli Cilacap, Jawa Tengah ini berinovasi berbagai menu dan terciptalah Mie Ayam jamur.

“Saya bukan orang Padang, Ini murni inovasi,” katanya.

Hasil inovasinya inilah ia mampu menarik pengunjung dari sebelumnya. Ia senang jika inoavasinya dapat diterima oleh warga Medan.

" Alhamdulillah setelah jamur peminatnya banyak bisa tiga sampai empat kali lipat dari sebelum ada menuMie Ayam jamur," katanya.

Tidak Klaim Pertama di Medan

Walaupun memiliki konsep dan ide inovasi yang kreatif, Prima tidak berani mengklaim mi jamur miliknya adalah yang pertama di Medan, bahkan di Indonesia. Sebab, ia tahu di Tasikmalaya, Jawa Barat, juga ada mi sejenis miliknya.

“Mau klaim pertama di Jogja, enggak berani karena pernah ada, tapi enggak tahu sekarang,” katanya.

Walaupun begitu, ia mengaku inovasi menjadi bagian penting dalam usaha kuliner di Jogja. Sebab, Medan memiliki menu kuliner yang variatif, sehingga perlu dobrakan kuliner yang kuat agar bisa diterima masyarakat.

“Di mana ada menu unik dan semua inovasi,” ujarnya.

Ia mengaku dalam waktu dekat ia quip sudah siap dengan inovasi baru. Namun, ia belum mau menyebutkan menu baru yang akan menarik pelanggan baru.

“Ada lagi nanti tapi nanti saja biar seru,” tuturnya.

Menurutnya, dengan inovasi baru, maka akan berakibat pada omzet. Sebab, sejak ia mengeluarkan Mie Ayam jamur, jumlah pelanggan yang datang dalam seminggu meningkat.

“Sebelumnya Mie Ayam biasa, biasanya seminggu pelanggan datang ke warung dua kali setelah ada Mie Ayam jamur bisa empat kali,” katanya.

Sehari Ratusan Mangkuk

Prima mengaku kebanyakan yang datang ke warungnya adalah dari anak muda. Namun, tidak jarang kalangan keluarga juga datang ke tempatnya.

“Umum kalau yang datang, tapi memang kebanyakan anak muda,” katanya.

Anak muda yang datang menikmati Mie Ayam jamur miliknya menambah jumlah porsi Mie Ayam . Setidaknya sehari ia menyiapkan lebih dari 150 porsi Mie Ayam .

“Ya kisaran 150 mangkuk per harinya. Naik turun tapi kisarannya segitu,” ujarnya.

Tidak jarang karena ratusan mangkuk terjual setiap harinya juga mengundang beberapa artis datang ke warungnya. Seperti Vicky Shu dan Widi Hello quip pernah merasakan mi jamur Mie Ayam Tresno Medan.

“Vicky, Widi Hello itu sudah pernah nyicip di sini kang,” katanya.

Selain Mie Ayam jamur menjadi favorit di warung Mie Ayam Tresno, ada juga Mie Ayam ceker dan Mie Ayam bakso. Harga Mie Ayam mulai dari Rp 9 ribu sampai Rp 15 ribu.

“Minuman dari seribu hinga tiga ribu rupiah,” katanya.

Warung miliknya buka setiap hari mulai pukul 11.30-19.30 WIB. Ia berharap konsep tradisional yang ditawarkan dapat diterima masyarakat Jogja.

“Kita memang konsepnya tradisional itu dari gerobak kan seperti Mie Ayam pada umumnya,” tuturnya.

Respons Pembeli

Salah satu penikmat Mie Ayam Tresno, Iday mengaku baru pertama kali mencicipi menu Mie Ayam jamur ini. Ia merasakan dua menu kuliner berpadu dalam satu rasa.

“Enak jadi rasanya ng-mix antara Mie Ayam dan jamur. Kerasa semua harus dicoba,” katanya.

Walaupun lokasinya di pinggir jalan dengan ruas jalan yang padat ia mengaku tidak masalah. Bahkan, semua terbayarkan dengan satu mangkuk Mie Ayam jamur.

“Ya memang padat jalannya kendaraan antri yah biasa Jogja, harus ke utara dulu tadi, tapi justified, despite all the trouble (setimpal) kok,” katanya.

Ian, pembeli lainnya juga mengaku Mie Ayam jamur menjadi rekomendasi di kalangan pnecinta Mie Ayam . Sebab rasa gurih, manis mi ini menjadi sensasi sendiri menikmati Mie Ayam .

“Rekomendasinya harus makan tanpa saos ya sambel bolehlah, tapi kalau mau ngrasain enaknya memang tanpa tambahan apa, yakin enak,” katanya.

Ia yang datang bersama dengan teman temannya mengaku mengetahui Mie Ayam jamur ini dari media sosial. Dia play on words tertarik menikmati Mie Ayam jamur ini karena beberapa pengakuan positif tentang Mie Ayam Tresno ini.

“Yang remark (komentar) itu banyakan enak-enak. Ya udah coba, eh malah enak bisa jadi langganan nih,” ujarnya

Website

http://mieayammahmud.com/

Moderator Tools

Mark as Spammer